Saturday, 14 March 2015

Investasi Menguntungkan Dan Minim Resiko


Setiap orang pasti mempunyai keinginan agar uang dari penghasilannya untuk dapat di simpan maupun di tabung untuk persiapan keperluannya di masa yang akan datang atau berjaga-jaga apabila terjadi hal-hal yang tidak di inginkan pada dirinya maupun anggota keluarganya. Tetapi kebanyakan orang menabung atau menyimpan uangnya tanpa berpikir untuk di kelola maupun di kembangkan lagi dalam brntuk investasi. Sehingga uang yang di tabung hanya real dari uang yang di sisihkan dari penghasilannya bekerja maupun berwiraswasta.

Di sini penulis akan membahas bagaimana caranya kita menabung namun juga mengambil keuntungan dari tabungan yang kita miliki dengan cara investasi yang minim sekali resiko ruginya. Ada beberapa jenis dan macam-macam investasi yang menguntungkan namun minim resiko, bahkan tanpa ada resiko untuk rugi. Berikut macam-macam Investasi yang menguntungkan dan minim resiko untuk rugi, antara lain :

1. Investasi Emas 

Emas tidak hanya bisa di gunakan sebagai perhiasan oleh kaum Hawa, namun emas juga memiliki nilai investasi yang menggiurkan dan menguntungkan. Investasi Emas merupakan salah satu bentuk investasi yang banyak di pilih kebanyakan orang karena sangat minim resikonya, dan berpeluang untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Dengan investasi dalam bentuk emas ini, anda bisa dapat menabung serta mendapat keuntungan apabila harga emas naik.

Harga emas dapat naik dan turun sewaktu-waktu. Namun hal ini tidak perlu anda khawatirkan, karena pada saat harga emas turun, penurunan harganya pun tidak selalu terlalu drastis, dan dengan turunnya harga emas ini, maka anda dapat memanfatakan untuk membeli dan menambah koleksi emas sehingga bertambahnya nilai investasi emas anda, dan pada saat harga emas naik secara signifikan, maka anda dapat menjual kembali emas tersebut sehingga anda mendapatkan keuntungan. Sebelum anda membeli emas untuk berinvenstasi, maka di sarankan untuk melihat kondisi harga emas di pasaran.

Di tahun 2014 ini, harga emas mengalami kenaikan yang signifikan dan penurunan yang lumayan drastis. Pada bulan Januari sampai dengan Maret harga emas melonjak naik yaitu dari Rp. 470.000/gram menjadi Rp. 500.000/gram. Dapat kita lihat bahwa harga emas dapat naik secara signifikan dalam waktu 3 bulan mencapai Rp. 30.000/gram. Namun pada pertengahan bulan Maret hingga awal bulan April  harga emas mengalami penurunan yang drastis, yaitu dari harga Rp. 500.000/gram menjadi Rp. 460.000, tetapi setelah itu harga emas kembali melonjak naik dan mengalami kenaikan tertinggi pada bulan Juli, yaitu mencapai Rp. 510.000/gram, lalu kembali mengalami penurunan secara drastis pada bulan November yaitu Rp. 440.000/gram dan beberapa minggu kemudian tepatnya pertengahan bulan November kembali melonjak naik secara signifikan dan pada bulan Desember sampai dengan akhir tahun harga emas di tutup dengan harga Rp. 470.000/gram. Dengan melihat harga emas pada tahun 2014 ini, kita dapat mengerti bahwa dalam berinvestasi emas anda harus jeli dalam melihat peluang.

Apabila harga emas sedang turun sampai Rp/ 20.000 - 40.000/gram maka saatnya kita untuk membeli emas dan dapat menjualnya kembali pada saat harganya naik secara signifikan. kalau di lihat dari kenaikan dan penurunan harga emas pada tahun 2014 di atas, maka saat-saat yang tepat untuk anda membeli emas adalah pada awal dan akhir tahun karena pada awal dan akhir tahun ini, harga emas biasanya mengalami penurunan yang drastis sedangkan pada pertengahan tahun adalah saat yang tepat untuk menjualnya kembali karena harga emas di pertengahan tahun biasanya mengalami kenaikan yang signifikan.

2. Investasi Tanah

Investasi tanah juga merupakan salah satu investasi yang menguntunkan dan minim resiko. Dimana harga tanah tidak akan pernah turun dan terus melonjak naik. Namun kenaikan pada harga tanah biasanya dalam jangka waktu yang panjang dan tergantung dari keramaian penduduk atau strategisnya letak dan lokasi tanah tersebut. Sebagai contoh harga tanah di jakarta bisa mencapai 5 sampai 10 juta/meter di daerah perkotaan maupun di  daerah yang jauh dari perkotaan. Bahkan di tuturkan oleh Ketua DPD REI DKI Jakarta Amran Nukman bahwa harga tanah di jakarta merupakan harga tanah tertinggi di indonesia, yaitu harga tanah beserta bangunannya rata-rata sudah di atas 400 juta.

Disini kita bisa lihat bahwa investasi tanah merupakan investasi yang menguntungkan dan minim reiko rugi, karena harga tanah selalu melonjak naik dari tahun ke tahun bahkan harga jualnya dapat naik berlipat-lipat ganda di banding pada saat dulu anda membelinya. Namun anda juga harus berhati-hati dalam membeli tanah, karena di khawatrirkan tanah yang anda beli itu tanah ilegal atau tanah bersertifiksat palsu, untuk itu anda perlu menyewa jasa PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) dalam memeriksa keaslian dan keabsahan sertifikat tanah tersebut atau meminta SKPT (Surat Keterangan Pendaftaran Tanah) di kantor kelurahan setempat dan di usahakan nama atas sertifikatnya adalah nama penjual itu sendiri agar mudah di prosesnya, serta apabila tanah itu belum bersetifikat dan masih berupa girik maka anda dapat memeriksa keabsahan kepemilikannya apakah valid atau tidak.

3. Investasi Dollar

Dollar merupakan mata uang pilihan yang pergerakannya paling stabil di antara mata uang yang kuat lainnya seperti euro dan pounsdterling. Dollar sebagai mata uang pilihan para Investor Valas. Dalam berinvestasi dollar, sebaiknya anda memulainya dengan kapasitas yang kecil sembari anda mempelajari peluang-peluang serta mekanisme yang dapat anda manfaatkan dalam pergerakan mata uang dollar di pasaran dan kenaikan harga dollar pada mata uang rupiah.

Sering kali rupiah mengalami penurunan sehingga lemahnya mata uang rupiah ini dapat membuat mata uang dollar mengalami kenaikan yang pesat dalam mata uang rupiah dan apabila mata uang rupiah stabil, maka investasi dollar pun masih menguntungkan, karena apabila mata uang rupiah stabil maka akan tetap mengalami inflasi sehingga masih menguntungkannya hal tersebut bagi para investor dollar. Namun anda juga harus berhati-hati dalam berinvestasi dollar, karena khawatir pemerintah mengadakan atau mengubah kebijakan yang dapat merugikan para investor dollar, dan sebelum anda berinvestasi pada dollar, sebaiknya anda mengenal dan mempelajari ekonomi makro atau mempunyai akses yang terbaru mengenai pergerakan mata uang dollar agar anda terhindar dari resiko rugi. Investasi dollar berbeda dengan investasi lainnya, karena investasi dollar mengalami pergerakan yang cepat bahkan dalam waktu yang singkat.Tetapi resko ini dapat di hindari apabila anda selalu memperhatikan perkembangan, perubahan, pergerakan dan kondisi mata uang.

4. Deposit

Deposit merupakan salah satu bentuk investasi yang paling aman dan hampir tidak mempunya resiko rugi, karena uang yang anda depositkan akan kembali utuh beserta bunganya dan kebanyakan orang memilih deposit sebagai investasi hidupnya. Keuntungan yang di dapatkan dari deposit adalah suku bunganya. Suku bunga ini akan di beritahukan oleh pihak bank ketika anda ingin menaruh uang anda untuk di depositkan. Namun bunga dari deposit ini dapat berubah sewaktu-waktu presentasenya, karena di sebabkan oleh beberapa hal, namun yang paling utama dan berpengaruh pada turunnya bunga deposit di bank adalah nilai tukar atau kurs rupiah yang relatif stabil.

Pada tahun 2014 ini, menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia menunjukan nilai tukar rupiah melemah sangat tipis, yaitu ke level atau tingkat 12.440 per U.S. Dollar. Rupiah melemah empat poin dari level sebelumnya, yaitu di angka 12.436 per. U.S. Dollar. dengan nilai tukar rupiah 12.440 per. U.S. Dollar di anggap tidak perlu lagi di jaga pada bunga deposit yang tinggi dan juga karena pergerakan inflasi yang tidak perlu terlalu di khawatirkan. Agar pergerakan sektor rill segera bergerak, maka bunga deposit harus berada pada presentase yang rendah. Dengan presentase suku bunga yang rendah, di harapkan kredit bank akan kembali ramai dan kegiatan produksi akan ter-akselerasi dengan baik. itu untuk alur atau sistem pada sisi makro, sedangkan pada sisi mikro adalah bahwa saat ini berbagai bank sudah mengalami batas likuiditas bahkan kelebihan likuiditasnya, sehingga bank-bank sudah tidak mampu lagi dalam menampung atau menarik dana masyarakat, maka bank melakukan upaya-upaya uttuk mengatasi permasalahan tersebut, salah satu upayanya adalah dengan menurunkan bunga deposito ke tingkat presentase rendah.

Itulah yang penulis dapat sampaikan mengenai jenis jenis investassi yang menguntungkan dan minim resiko. Semoga dapat bermanfaat untuk para pembaca dalam berinvestasi dan menentukan bentuk investasi yang tepat.


No comments:

Post a Comment